Jumat, 22 Oktober 2010

FANS FALS BERSATU....Oi PASTI JAYA......!

Salam Oi

Seirinng dengan berjalannya waktu, perubahan selalu menyertainya, baik pemikiran, pola hidup maupun tata cara berkomunikasi. Bertahan dalam sebuah ideologi atau prinsif memang dibutuhkan untuk sebuh jati diri, tapi bukan berarti tida mengikuti perkembangan zaman. Sebelas tahun yang lalu, sekumpulan orang yang berkumpul di Leuwinanggung Depok tepatnya tanggal 16 Agustus 1999 dirumah seorang musisi terkenal “the legend” yaitu Virgiawan Listanto yang lebih dikenal dengan nama Iwan Fals, mempelopori berdirinya sebuah Organisasi yang dinamai Oi, Oi adalah seruan untuk bersatu bagi fans Iwan fals dalam pada itu tercetus “Oi Bersatulah”. Saya tidak tahu maksud dan tujuan IF (Iwan Fals) pada saat mengumpulkan sampai 300 orang lebih fansnya dari seluruh Indonesia untuk mendirikan Oi ini, yang saya tangkap hanyalah sebuah “keseriusan” dari seorang musisi dan fansnya untuk mengabdikan hidupnya dalam masyarakat sebagai tuntunan “hamblun minallah wahablum minannas”.

Sebagai musisi, Iwan Fals sangat lantang menyuarakan dalam syair syairnya, ketertindasan, kemiskinan, korupsi, perampasan hak hak rakyat kecil, sampai pada pemimpin diktator, Iwan Fals sangat “melawan arus” dalam hiruk pikuknya perpolitikan Indonesia, bermunculan simpatik dan menjadikan idola oleh fansnya, musisi, tokoh politik lainnya sebagai sosok pemberani, disamping itu pula mahasiswa, tokoh tokoh pergerakan ditangkap dan di penjarakan sementara Sosok Iwan Fals malah melenggang kangkung di luar dan tetap mendengingkan suara gitarnya untuk protes keterpurukan dan kemerostan akhlak dan keagkuhan sang penguasa.

Kebradaan Oi dalam perkembangan organisasi di tanah air Indonesia, adalah merupakan warna baru, sebab harus di akui bahwa dalam keberadaan Oi (Ormas Oi) adalah fans Club pertama yang berubah menjadi Organisasi massa dan satu satunya di Indonesia pada saat itu.

Sebagai organisasi, Oi (Ormas Oi) tentunya mempunyai struktur kepengurusan seperti layaknya organisasi lain, mulai dari BPP Oi (Badan Pengurus Pusat Oi), BPW Oi, BPKota Oi, dan selanjutnya ke BPKelompok Oi. Dengan terstrukturnya inilah (Ormas Oi) secara kolektif menyatukan barisan untuk berbuat segala sesuatu yang ditentukan di Rakernas, Rakerwil dan Rakerkot. Disitulah “digodog” program kerja untuk dilanjutkan ke kegiatan yang riil (nyata). Dalam lingkup slogan “SOPAN” Seni, Olah Raga, Pend. Perpustakaan dan Niaga, dalam Keagamaan juga dilakukan dalam kondisi daerah masing masing dengan unsur sosial yang sangat tinggi, yang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

Sebagai Ormas yang menjalani proses “pencarian jati diri” Oi terus berjalan penuh eksistensi dalam bentuk kegiatan sosial, Pemberdayaan pada anggota dan pengabdian diri pada masyarakat lingkungan merupakan salah satu target dari program program kerja yang diadakannya, dan dipertanggungjawabkan dimasa akhir keperiode-an kepengurusan Baik di Pusat, Wilayah maupun Kota dan Kelompok.

Waktu terus berlalu, Ormas Oi terus memperbaiki format Organisasi ideal sebagaimana yang saya utarakan terlebih dahulu bahwa Ormas Oi lahir dari Fans Club Iwan Fals. Jadi selayaknya Ormas Oi pun dapat menampung dari segala bentuk komuniats yang “berlabel” Iwan Fals. Sebetulnya Oi bisa merupakan sesuatu kekuatan besar organisasi yang ada di Indonesia jikalau masing masing pihak (Fans Iwan Fals) ingin meleburkan diri untuk mengurus Organisasi Oi yang didirikan Sang Pujaan, Cuman yang ada sekarang adalah sebagian Fans Penikmat lagu, Fans yang hanya bercerita tentang keseharian Iwan Fals, apa saja yang menyangkut dengan Iwan Fals. Mungkin bisa dimaklumi hal hal seperti itu, tapi Orams Oi memerlukan orang orang yang punya Visi dan Misi nun jauh kedepan untuk menjadikan organisasi Oi ini tampil kedepan publik dan menuju ke organisasi yang modern.

Pertemuan awal selama saya menjadi Pengurus di Oi tepatnya BPK Oi Gresik, pertemuan dalam acara Pendirian Koper-Oi dan Refleksi 9 Tahun Oi di Rindam Jaya Condet selama 3,5 jam, kata Iwan Fals “ Semoga Oi melahirkan generasi yang lahir dari rahim peradaban “, Dalam forum tersebut menjadi sebuah acara yang menurut saya lebih ideal, karena Iwan Fals berinteraksi (berdialog) dengan Para Pengurus dari seluruh Indonesia dan Iwan Fals pun bersemangat menceritakan kejadian berdirinya dan keinginannya mendirikan Oi. Berlanjut lagi di Muans Oi ke IV di Aula Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Iwan Fals datang lagi bersama keluarganya untuk mengikuti acara tersebut, Iwan Fals dan Ibu Yos (isteri) berada dalam lingkaran peserta Munas dari seluruh Indonesia. Dengan keunikan tampilan masing masing, peserta Munas Ormas Oi mampu memberi bentuk lain dan yang terbaik dengan diamandemennya AD-ART dan lebih utama lagi menghasilkan ketua baru yang sangat profesional dan sudah sarat pengalaman dalam mengurus organisasi nasional. DR. Sonny Teguh Trilaksono, M.Pd. MBA. Adalah Ketua Umum terpilih pada Periode 2010 – 2012. dan menjadi tonggak sejarah baru bagi Oi itu sendiri, sebagai organisasi yang akan mensejajarkan diri dengan organisasi yang lebih dulu berperan.

Berfikir, berkata, bertindak……..Seperti tokoh organisasi pada umumnya, Iwan Fals sudah mulai “membuka” diri untuk turun ke gelanggang dan melebur bersama serta memberi support pada anggota organisasi Oi yang didirikannya. Dengan kehadiran ditengah tengah massanya Iwan Fals bersama anggota mengadakan berbagai kegiatan sosial, pagelaran seni budaya serta penanaman pohon, penaggulangan bencana alam oleh OCC (Oi Crisis Centre) sebagai wujud keseimbangan hidup bagi umat manusia. Kini……Ormas Oi sudah menjadi salah satu organisasi massa yang diperhitungkan di Bumi Nusantara, dan perlu diketahui bersama bahwa besarnya massa tidak menjamin tumbuh kembang dan berhasilnya sebuah organisasi, akan tetapi keseriusan, kebersamaan terus menerus dalam komitmen menjadikan lebih utama dalam mencapai sebuh tujuan.

Kesadaran terus menerus yang dapat menjadikan jiwa kita lebih besar dan menerima segala konsekwensi dari segala perbedaan pada kehadiran kita di organisasi ini, sangat perlu kita tanamkan bahwa Iwan Fals sebagai tokoh idola yang dibanggakan bersama oleh Fals Mania, Pengabdi Fals, FFC dan apapun namanya, marilah kembali menyatukan barisan dalam visi atau tujuan yang sama, tujuan yang diingini sang idola.

Hari ini……Iwan Fals, saya rasa berbahagia dengan usia Oi yang sudah memasuki usia 11 Tahun, sebagai seorang “Bapak Oi” yang melahirkan anak yaitu Oi, terbersit rasa syukur yang paling dalam melihat begitu dahsyatnya perkembangan Ormas Oi, tidak saja sebagai fans biasa, Oi sudah merubah diri dengan sebuah kedewasaan yang konsen dengan program kerja. Seperti layaknya Bapak, Iwan Fals tidak mungkin selalu hadir ditengah tengah massanya yang sekian juta di Nusantara dalam acara demi acara yang diadakan Ormas Oi, tapi anggota Oi pun selalu mengerjakan skala program tanpa kehadiran beliau.

Dalam satu kesempatan di Rembang, Saya dengan Iwan Fals bertemu diatas mobil “Tiga Rambu” berdua, berbincang sekilas, apa yang saya perbincangkan disitu adalah sebuah keinginan dari Iwan Fals untuk menanam pohon, sehingga dampak dari hilangnya pohon pohon bisa diatasi di tahun tahun mendatang, tapi apa kata Iwan Fals, menanam adalah pekerjaan yang sangat gampang, tapi bagaimana merawatnya. Saya rasa ormas Oi pun begitu, melahirkan Oi bagi Iwan Fals sangatlah gampang, sebab semua orang tahu bahwa massa fanatiknya tersebar keseluruh pelosok tanah air Indonesia. Tapi merawat organisasi yang didirikannya ini adalah sebuah keseriusan dari semua fansnya, yaitu anggota Oi.

Layar sudah terkembang…….tak ada kata lain lagi selain maju, bergerak untuk mencapai tujuan Oi…….kita sudah Pantang Surut ke Pantai, kita sudah mengarungi samudera luas, kita harus bertahan pada terpaan gelombang, mari semua mengevaluasi diri, sudahkah kita “mengabdi” , pada sang idola, melalui Ormas Oi, tentu kita juga memberi Bhakti pada Negara Indonesia tercinta, tunda dulu bernyanyi, tunda dulu bersenang senang….sekarang saatnya bekerja untuk bernyayi di esok hari……Oi Semoga Jaya..!

Selamat Ulang Tahun Ormas Oi ke 11, semoga tetap satu dan Jaya..!

Daeng A’an

Strategi Media BPW Oi JATIM

Mantan Ketua BPK Oi Gresik

Periode : 2008 - 2010

Kamis, 21 Oktober 2010

DIKLAT JURNALIS MUDA 2010 " BERKARYA BERSAMA, BERSAMA MEMBANGUN BANGSA"

Tanggal 28 Oktober s/d. 31 Oktober 2010
Informasi dan Pendaftaran
0351 7526030 - 085 648 540 304

Minggu, 10 Mei 2009

DAFTAR BPK Oi DI JAWA TIMUR

BERIKUT INI ADALAH DATA BPK Oi YANG ADA DI JAWA TIMUR.

  1. BPK Oi SURABAYA ( Budi Julianto : : 081553019495 )
  2. BPK Oi GRESIK ( Daeng A'an : CP : 081231183501 )
  3. BPK Oi SIDOARJO (Dadang : 03178113806)
  4. BPK Oi LAMONGAN (Rouf : 085646262266)
  5. BPK Oi BOJONEGORO
  6. BPK Oi BLITAR (Ronny : Crystiawan : 08199067031
  7. BPK Oi MALANG ( Galuh : 081334566674)
  8. BPK Oi MAGETAN ( Anam : 085648540304)
  9. BPK Oi JEMBER ( Iwan : 081336775539 )
  10. BPK Oi LUMAJANG
  11. BPK Oi BANYUWANGI
  12. BPK Oi SITUBONDO
  13. BPK Oi BONDOWOSO
  14. BPK Oi NGAWI (Darmanto : 085655785216)
  15. BPK Oi TULUNGAGUNG ( Tommy : 08885381667 )
  16. BPK Oi KOTA MADIUN (Sudjianto : 085850637030)
  17. BPK Oi KAB. MADIUN
  18. BPK Oi TUBAN
  19. BPK Oi SUMENEP (Fadel : 0328663531 - 08563366391)
  20. BPK Oi TRENGGALEK (Fandi : 081335424175 )
  21. BPK Oi KEDIRI ( Muttaqin : 08563673333 - 081234004911 )

Keterangan : Mohon kepada saudara/i untuk mengirim Contact Person yang bisa dihubungi, dapat dikirim ke e-mail : bpw.oi_jatim@yahoo.com atau ke : Daeng A'an (Media strategi) : 081231183501.

RAPAT NASIONAL KOPERASI Oi

Proses yang sangat panjang, BPP Oi dalam hal ini Departemen Koperasi Oi mengadakan rapat Nasional Koperasi Oi tanggal 26-27 Maret 2009 di Rindam Jaya - Condet Jakarta Timur, mengundang seluruh Pengurus dan simpatisan Oi se - Indonesia untuk hadir dalam rapat tersebut, sehingga Terbentuknya Koper-Oi ini nantinya adalah merupakan langkah yang positif dari BPP Oi mensejahterakan seluruh anggotanya.

BPW Oi Jawa Timur yang dalam kepemimpinan Sdr Syfaul Anam, menghadiri rapat tersebut di dampingi beberapa BPK Oi Jatim diantaranya :
- Sdr. Mansur Makmur (Daeng A'an) Ketua BPK Oi Resik
- Sdr. Agung, Yuni, Wawan (BPK Oi Surabaya)
- Sdr. Daniel (BPK Oi Bojonegoro)

Rapat yang dihadiri Iwan Fals yang berbicara panjang lebar tentang keinginannya yang sangat besar di Ormas Oi ini membuat para peserta sangat antusias mendengarkan. Kehadiran Bang Iwan yang kurang lebih 3 jam itu seakan kembali ke 9 tahun yang lalu pada saat pendirian Oi. Beliau sangat bersemangat memaparkan gagasan dan idenya tentang bagaiman mencari format Oi masa depan.
Pembicara diantaranya : Sigit (Dekopin) Nunuk, Sulthon Amin, Iwan Fals, Digo DZ

Dihari kedua itu berlangsung sampai jam 04.30 WIB dengan menghasilkan terpilihnya Pengurus Koperasi Oi :

Ian sabir (Ketua)
Ahmad Fauzi A. (Sekretaris)
Kresnowati (Bendahara)

Pengawas Koperasi Oi :
Shodik (BPK Oi Jaktim)
Mansur Makmur (BPK Oi Gresik)
Achong (BPW Oi Jabar)

Selanjutnya pada tanggal 28 Maret 2009. sebagian peserta berangkat ke Leuwinanggung untuk nonton Konser Bulanan di panggung Kita dalam Tema " Untukmu Yang Cantik " Yang dihadiri bintang tamu Glend Fredly.

(SM:Daeng)

DEKLARASI BPK Oi MADIUN

Segenap Jajaran
Badan Pengurus Wilayah Oi Jawa Timur
Mengucapkan :
SELAMAT ATAS TERBENTUKNYA
Badan Pengurus Kota Oi Madiun
( Kabupaten Madiun )
Periode : 2009 - 2011
Pendeklarasian Bertempat di Caruban,
Pada tanggal, 08 Maret 2009
Ketua. SUJIANTO
( SM : Daeng )

Sabtu, 21 Maret 2009

SALAM DARI DAENG

Assalamu alaikum Wr.Wb.
Salam Oi....


Sahabat semua......alhamdul illah milis keliatannya juga tambah ramai masalah Rapat Pendirian Koperasi Oi, berarti ada respon dari berbagai teman-teman di wilayah Indonesia. ada beberapa yang mungkin harus saya bagi disini tentang bagaimana saya menyikapi "Rapat Kopersai Oi" di Bekasi.yang diadakan tgl, 26-27 Maret 2009 itu.
1. Pertama melihat dimilis ada pertemuan akan membahas Koperasi dari BPP Oi, langsung saya berfikir bahwa Oi akan mulai berkembang dan akan cepat menjadi besar, tentunya melalui Koperasi itu. sebab merupakan salah satu penggerak dari berjalanannya Organisasi Oi, kalau itu yang kita pakai selama ini konsep kemandirian, dan Oi memang harus mandiri.
2. Kedepan, ada wadah yang akan mengarahkan jalur lintas usaha niaga BPW Oi, BPK Oi, BPKel Oi seluruh Indonesia, syukur-syukur menjadi tempat "pasar" yang basah dari kesemuanya niaga Oi.
3. Menurut saya, Kita semua yang merasa prihatin (maaf) terhadap kondisi Oi sekarang.... .marilah kita bersama-sama kembali membangun organisasi yang kita cintai ini, sebab bukan kata yang kita butuhkan dan perdebatan disini, KOMITMEN...! itu yang jelas. Melihat undangan tertera nama : IWAN FALS sebagai salah satu pembicara di sana (Sarasehan Oi) saya langsung berfikir bahwa, Bang Iwan sendiri mau turun tangan membenahi Oi. Seharusnya bukan Bang Iwan saja, semua punya tanggungjawab untuk membesarkan Oi, baik dari BPP Oi, BPW Oi, BPK Oi sampai ketingkat BPKel Oi.
Tanggal, 19 Maret 2009 (malam). Saya bertemu mantan Ketua BPP Oi....Sdri Kresnowati di Surabaya, ada beberapa juga teman-teman dari Oi Surabaya dan BPW Oi Jatim. Beliau menyarankan supaya kita hadir dalam acara tersebut (Rapat Koperasi Oi).
Saya sendiri sependapat dengan beliau, bahwa silahkan tuangkan apa yang kita anggap bisa di pertemuan itu, sebab bagaimana pun milis ini adalah ajang "silaturrahim" saja, dan ini tidak akan pernah dicatat oleh sipapun. sebab milis ini bukan rapat, tidak ada yang perlu di pertanggungjawabkan di milis ini diakhir periode kepemimpinan siapa pun di Oi. makanya, berkoar apa pun di milis ini...tetap jadi adu argumen yang tidak berujung...!
Banyak temen-temen yang juga pernah saya jumpai ingin bersama-sama membesarkan Oi, baik dari orang-orang yang merasa paham organisasi, maupun yang sekedar ikut-ikut saja. tapi apa kenyataannya. ......pergi ngga tau kemana rimbanya, karena kebanyakan bermain ditataran konsep yang tanpa melihat sampai dimana kemampuan anggota menerima konsep itu.
Sekarang.... mungkin kita semua bisa kembali memulai bagaimana "impian" para pendiri Oi pada saat hampir 10 (sepuluh) tahun yang lalu. Mari kita kesampingkan ego pribadi dan Kelompok kita, mari kita satukan pandangan kedepan bagaimana Oi kembali ke tujuan awalnya..... dimana kita FANS Bang Iwan, IFFC,FAMA,PFS (Pengabdi Fals Sejati) dan apa pun namanya serta Oi-nya itu sendiri, membangun kerangka berfikir positif pada sesuatu impian yang jelas arahnya.
Bagi Para Pemimpin / Pangurus BPP,BPW,BPK, BPKel....... Mari kita satukan tekad kita untuk kembali menyusun langkah menatap masa depan Oi yang gemilang, mari kita mendengar semua aspirasi yang masuk dan menampung semua saran dan kritikan yang mungkin bisa menjadi "cambuk" bekerja di Organisasi Oi, Mari kita besarkan Oi, sebesar Impian kita bersama...!
Akhirnya.... ...Mohon maaf atas segala kekhilafan saya dalam bertutur kata, Semoga Allah SWT senantiasa memberi kita kelapangan hati, memberi Rahmat serta Ridho dalam mengemban amanah-amanah yang ada di pundak kita........ ...amin, yaa rabbal alamin...!

Wassalam,
Daeng A'an
Strategi Media BPW Oi Jatim

Minggu, 18 Januari 2009

SUSUNAN PENGURUS BPW Oi JAWA TIMUR

SUSUNAN STRUKTUR
BADAN PENGURUS WILAYAH Oi JAWA TIMUR
Periode 2009 – 2011

KETUA UMUM : SIFAUL ANAM, S.PdI
Ketua I : MAHMUD RIYADI
Ketua II : ADI WIDYATAMA, SH


SEKRETARIS UMUM : CHANDRA TRI WAHYUDI
Sekretaris I : HARUN
Sekretaris II : OSCAR YOHANSEN


BENDAHARA UMUM : S. HARIYANTO, ST
Bendahara I : NANING ZUNAIDA, S.PdI
Bendahara II : ERNA ANDRIYANI, SS

DIVISI - DIVISI
ORGANISASI – PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN
- ANDIK DANIAL ARIFUDDIN
- THOYIB MUBAROK

HUKUM :
- TIMRON BONA HUTALIMBONG,SH

SENI :
- CHOIRUZ ZAMAN, SE
- IRWAN

NIAGA
- ABDUL GHOFAR
- BUDI MARGONO

GENDER
- ALFI ZAHIRO

MEDIA STRATEGI
- A'AN M. MAKMUR